Alamat : JL. Brigjend H. Hasan Basri No.7, Banjarmasin. 70123

logo

Senin - Jum'at

07.30 - 16.15 WITA

logo

0511-3305054

Info@smkn4bjm.sch.id

07:30 - 16.15 WITA

Senin - Jum'at

SMKN 4 Banjarmasin dan SMK Isfi Menyumbang Masker ke 4 Rumah Sakit di Banjarmasin

Zahra Safira bersama teman-teman bagi tim produksi dari SMK Negeri 4 Banjarmasin  asyik membikin masker buat dibagikan ke tim medis yang ada di rumah sakit di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan ( Kalsel ), Rabu (8/4/2020).

Selain tim produksi yang ada di lantai 2 sekolah terletak Jalan Kayutangi Banjarmasin ini, terlihat guru Jurusan Tata Busana juga ada yang memotong serta menyortir masker yang sudah jadi.

“Saya sangat senang bisa berpartisipasi ikut membantu membikin masker di sekolah. Daripada bingung di rumah saja, mendingan membikin masker buat tim medis yang berjuang di garda terdepan menyembuhkan pasien positif corona,” kata Zahra, siswi kelas XII Jurusan Tata Busana 2 SMKN 4 Banjarmasin.

Ditambahkannya, dirinya bersama-sama membikin masker tim medis mulai pukul 09.00 -14.00 Wita dan mendapatkan sekitar 10-50 lembar masker.

Ketua Jurusan Tata Busana SMKN 4 Banjarmasin, Eka Lisdyawati, mengatakan, membikin masker buat tim medis ini bekerja sama dengan SMK ISFI Banjarmasin.

“SMK ISFI yang menyediakan bahannya dan kami bagian produksinya. Rencananya ada 4.500 masker untuk tim medis yang kami produksi,” paparnya.

Menurut Eka, masker tim medis ini akan dibagikan di empat rumah sakit yang ada di Banjarmasin yakni RSUD Ulin, RS Ansyari Saleh, RS Siaga dan RS Bhayangkara Banjarmasin.

Ide membikin masker ini mengingatkan tim medis begitu kesulitan mendapatkan alat pelindung diri (APD) termasuk masker. “Kebetulan kami ada jurusan Tata Busana, jadi kami pun tergerak membikin masker yang memenuhi standart kesehatan,” ucapnya.

Selain itu, lanjut dia, Banjarmasin masuk zona merah, sehingga tenaga medis yang berada digarda terdepan harus dilengkapi dengan APD yang cukup memadai.

“Semoga nantinya masker ini dipergunakan dengan baik tim medis,” ucapnya.

Sebelumnya di tahap pertama, 1-5 April lalu, kata Eka, sekolah juga membikin masker kain yang dibikin siswanya untuk dibagikan ke masyarakat.

“Di tahap pertama, masker dari kain katun dibikin siswa di rumah masing-masing. Dananya dari sekolah dan juga bantuan orangtua,” katanya.

Selanjutnya ditahap kedua, membikin masker tim medis yang melibatkan 65 siswa yang terampil dibantu 10 guru membikinnya.

“Ada juga siswa yang membikin di rumah, supaya cepat selesai dan selanjutnya dibagikan,” tandasnya.

Eka menambahkan, bila ada pengusaha atau perusahaan ingin bekerjasama membikin masker untuk dibagikan ke masyarakat, pihaknya siap membantu.

“Tim produksi kami siap membantu membikin masker. Ini untuk mencegah menyebarnya virus Corona,” pungkasnya.

Source : Banjarmasin Post

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Alpri Widianjono

Comments are closed.